Indonesia memiliki banyak hutan yang merupakan habitat bagi berbagai jenis hewan liar, salah satunya kucing hutan atau yang biasa disebut kucing blacan. Sesuai namanya, kucing ini hidup alami di hutan dan sebagian besar merupakan jenis mamalia yang dilindungi. Oleh karena ini, kucing liar ini tidak boleh dipelihara. Hewan-hewan ini menjadi hewan yang dilindungi karena kucing hutan banyak diburu. Corak bulunya yang unik serta karakteristiknya yang agresif membuat sebagian pecinta kucing ingin memilikinya. Selain itu, pemburuan juga dilakukan untuk diambil bagian tubuhnya, seperti tulang, gigi, dan cakar. Alasan sweet bonanza lainnya adalah eksplorasi lahan hutan yang menjadi habitat kucing hutan secara berlebih. Ini juga membuat populasi hewan-hewan ini menurun drastis.

Bahkan, beberapa diantaranya telah masuk ke dalam daftar IUCN Red List atau The International Union for Conservation of Nature’s Red List sebagai hewan yang terancam punah. Padahal keberadaan kucing liat memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dan kestabilan ekosistem. Di Indonesia terdapat 3 jenis kucing hutan yang dilindungi Undang-Undang. Dilansir dari Garda Animalia, berikut daftar kucing hutan di Indonesia.

3 Jenis Kucing yang Bisa di Temukan di Hutan

Kucing merah

Kucing merah memiliki nama latin Catopuma badia. Berasal dari tanah Borneo, kucing ini masuk ke dalam IUCN Red List dalam kategori terancam atau endangered. Bagaimana karakteristik kucing ini belum dipahami betul karena spesimennya sangat sedikit.

Kucing kepala datar

Kucing ini memiliki bentuk kepala yang unik. Bulunya berwarna abu-abu seperti tupai. Ini merupakan kucing hutan endemik Asia Tenggara. Di Indonesia, kucing ini banyak ditemukan di hutan Sumatera dan Kalimantan. Nama ilmiahnya adalah Prionailurus planiceps. Ukurannya sangat kecil, berukuran seperti kucing domestik. Nama lain dari kucing ini adalah kucing tandang. Statusnya dalam IUCN Red List adalah endangered atau terancam punah

Kucing batu

Kucing ini banyak ditemukan di hutan Sumatera dan Kalimantan. Sedangkan di luar  Indonesia, jenis ini tersebar di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ukuran kucing ini sedang dan banyak diburu karena corak bulunya yang indah.